Pembahasan Tema 7, Subtema 1, Pembelajaran 1, Kelas 5, Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

Rempah-rempah begitu melimpah di bumi Indonesia. Melimpahnya rempah-rempah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Namun, rempah-rempah yang begitu melimpah juga membuat bangsa-bangsa di Eropa berusaha untuk menguasai perdagangannya. Tahukah kamu hubungan antara cengkih dan penjajahan yang dialami oleh bangsa kita?
Cengkih memiliki banyak manfaat. Sebagai bumbu masak, cengkih digunakan dalam bentuk bunga utuh atau dalam bentuk bubuk. Cengkih juga dimanfaatkan oleh bangsa China dan Jepang sebagai dupa. Selain itu, minyak cengkih digunakan sebagai aroma terapi dan obat sakit gigi. Pohon cengkih banyak manfaatnya sehingga menjadikannya bernilai ekonomis tinggi. Oleh karena itulah, cengkih merupakan salah satu bahan rempah-rempah yang menjadi buruan bangsa-bangsa Eropa. Hal itu memicu terjadinya penjajahan di Indonesia.
1. Mengapa bangsa Eropa berhasrat memonopoli perdagangan rempah-rempah?
Karena harga jual rempah-rempah di Eropa pada waktu itu sangat tinggi.

2. Seberapa tinggikah nilai ekonomis rempah-rempah di mata bangsa-bangsa Eropa?
Harga rempah-rempah semahal emas. Masyarakat Eropa sangat membutuhkan rempah-rempah untuk industri obat-obatan.

3. Apa hubungan rempah-rempah dan penjajahan di Indonesia?
Jatuhnya Konstantinopel ke tangan bangsa Turki pada tahun 1453 menyebabkan bangsa Eropa mengalami kesulitan medapatkan rempah-rempah. Oleh karena itu, mereka berusaha mencari sendiri daerah penghasil rempah-rempah dengan melakukan penjelajahan-penjelajahan samudra dan penjajahan terhadap negara-negara yang kaya rempah-rempah.

Bangsa kita mengalami penjajahan cukup lama. Selama masa penjajahan, bangsa kita mengalami penderitaan akibat adanya penindasan. Pada masa pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia, datanglah orang-orang Eropa yang mengadakan pelayaran samudra. Kedatangan orang-orang Eropa di Nusantara mula-mula disambut baik oleh bangsa Indonesia. Namun, ketika orang-orang Eropa itu berusaha menguasai Nusantara, mereka mendapat reaksi keras berupa perlawanan-perlawanan di berbagai daerah.

Ayo Membaca!
Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat
Mulai akhir abad XV, bangsa Eropa berusaha melakukan penjelajahan samudra. Bangsa Eropa yang pernah melakukan penjelajahan dan penjajahan di Indonesia dimulai oleh bangsa Portugis. Kapal mereka pertama kali mendarat di Malaka pada tahun 1511. Berikutnya ialah bangsa Spanyol yang mendarat di Tidore, Maluku pada tahun 1521. Kemudian, disusul oleh bangsa Inggris dan Belanda. Kapal-kapal Belanda pertama kali mendarat di Pelabuhan Banten pada tahun 1596.

Faktor-faktor pendorong penjelajahan samudra antara lain sebagai berikut.

a. Adanya keinginan mencari kekayaan (gold)
Kekayaan yang mereka cari terutama adalah rempah-rempah. Sekitar abad XV di Eropa, harga rempah-rempah sangat mahal. Harga rempah-rempah semahal emas (gold). Mereka sangat membutuhkan rempah-rempah untuk industri obat-obatan dan bumbu masak.

b. Adanya keinginan menyebarkan agama (gospel)
Selain mencari kekayaan dan tanah jajahan, bangsa Eropa juga membawa misi khusus. Misi khusus tersebut adalah menyebarkan agama kepada penduduk daerah yang dikuasainya. Tugas mereka ini dianggap sebagai tugas suci yang harus dilaksanakan ke seluruh dunia dan dipelopori oleh bangsa Portugis.

c. Adanya keinginan mencari kejayaan (glory)
Di Eropa, ada suatu anggapan bahwa apabila suatu negara mempunyai banyak tanah jajahan, negara tersebut termasuk negara yang jaya (glory). Dengan adanya anggapan ini, negara-negara Eropa berlomba-lomba untuk mencari tanah jajahan sebanyak-banyaknya.

d. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi 
Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat. Contohnya seperti berikut.
  1. Dikembangkannya teknik pembuatan kapal yang dapat digunakan untuk mengarungi samudra luas.
  2. Ditemukannya mesiu untuk persenjataan. Senjata dapat digunakan untuk melindungi pelayaran dari ancaman bajak laut dan sebagainya.
  3. Ditemukannya kompas. Kompas digunakan sebagai penunjuk arah sehingga para penjelajah tidak lagi bergantung pada kebiasaan alam. Untuk menentukan arah, biasanya mereka berpedoman pada bintang sehingga jika angkasa tertutup awan, mereka tidak dapat meneruskan pelayarannya. Dengan kompas, mereka bebas berlayar ke arah mana pun tanpa gangguan, baik siang maupun malam.
Ayo Berlatih!
Berdasarkan bacaan di atas, isilah kolom-kolom berikut sesuai dengan pertanyaannya!
1. Siapa yang dimaksud dengan bangsa Barat?
Bangsa-bangsa Eropa.

2. Apa faktor yang melatarbelakangi bangsa-bangsa Eropa melakukan penjajahan di Indonesia?
Ingin menguasai negara penghasil rempah-rempah.

3. Kapan bangsa Barat mulai melakukan penjelajahan samudra?
Tahun 1511

4. Di mana bangsa Barat pertama kali mendarat di Indonesia?
Tidore dan Maluku

5. Mengapa bangsa Barat melakukan penjelajahan samudra?
- Mencari kekayaan (gold)
- Menyebarkan agama (gospel)
- Mencari kejayaan (glory)
- Perkembangan iptek

6. Bagaimana kondisi rakyat yang mengalami penjajahan?
Menderita

Ayo Mencoba!
Bersama kelompokmu, carilah informasi mengenai kedatangan tiap-tiap bangsa Eropa ke Indonesia. Informasi dapat kamu peroleh dari buku, surat kabar, majalah, atau artikel di internet!

Kedatangan Bangsa
Portugis di Indonesia
Kedatangan Bangsa
Spanyol di Indonesia
Kedatangan Bangsa
Belanda di Indonesia
Tahun kedatangan:
1511

Tempat/Daerah:
Pantai utara Sumatra

Tujuan:
Mencari daerah penghasil rempah-rempah dan menguasai pelabuhan Malaka sebagai pusat perdagangan

Peristiwa-peristiwa
penting yang terjadi:
Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis, membangun benteng di Ternate.

Reaksi masyarakat:
Awalnya diterima dengan baik dan mendukung Sultan Ternate, tetapi akhirnya terjadi perlawanan.
Tahun kedatangan:
1521

Tempat/Daerah:
Pantai Tidore, Maluku

Tujuan:
Menyebarkan agama dengan strategi misionaris.

Peristiwa-peristiwa
penting yang terjadi:
Meletakkan dasar-dasar
agama di Ambon, Ternate, dan Morotai.

Reaksi masyarakat:
Awalnya diterima dengan baik, tetapi akhirnya terjadi perlawanan.
Tahun kedatangan:
1596

Tempat/Daerah:
Pelabuhan Banten

Tujuan:
Mencari daerah penghasil rempah-rempah.

Peristiwa-peristiwa
penting yang terjadi:
Pembentukan VOC, pembentukan pemerintahan kolonial Belanda.

Reaksi masyarakat:
Awalnya diterima dengan baik, tetapi akhirnya terjadi perlawanan.

Ayo Menulis!
Salah satu latar belakang kedatangan bangsa-bangsa Eropa ke Indonesia adalah Semboyan 3G (Gold, Gospel, Glory). Tuliskan kembali arti Gold, Gospel, dan Glory
  1. Gold: Adanya keinginan mencari kekayaan
  2. Gospel: Adanya keinginan menyebarkan agama
  3. Glory: Adanya keinginan mencari kejayaan
Ayo Berlatih!
Buatlah pengandaian berkaitan dengan peristiwa kedatangan bangsa-bangsa Eropa di Indonesia!
Seandainya aku menjadi rakyat Indonesia pada masa itu, aku akan (menolak) kedatangan bangsa-bangsa Eropa di Indonesia. Penjajah (menyengsarakan) kehidupan rakyat Indonesia. Sikap para penjajah awalnya (baik). Namun, pada akhirnya, kelihatan juga sifat aslinya, yaitu (menindas dan kejam).
Cengkih merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang banyak manfaatnya. Harganya pun cukup tinggi sehingga sampai kini masih banyak masyarakat yang membudidayakannya.

Untuk dapat mengambil manfaat cengkih secara maksimal, setelah dipetik, cengkih kemudian dikeringkan dengan cara dijemur. Selama proses penjemuran, terjadi perubahan warna pada cengkih, dari yang semula kuning dan merah menjadi hitam dan cokelat.
Pada proses pengeringan cengkih, terjadi perubahan benda yang disebabkan kalor (panas). Dari proses tersebut, kita ketahui pengaruh kalor atau energi panas (dalam hal ini sinar matahari) pada benda. Pernahkah kamu mengamati benda-benda yang ada di sekitarmu? Benda-benda yang ada di sekitarmu memiliki sifat dan wujud yang berbeda-beda. Masih ingatkah kamu wujud-wujud benda? Tahukah kamu cara membedakannya? Salah satu cara membedakan wujud benda adalah dengan mengetahui sifat setiap benda itu.

Ayo Membaca!
Sifat-Sifat Benda
Benda-benda yang ada di sekitar kita digolongkan menjadi tiga, yaitu benda padat, cair, dan gas. Ketiganya memiliki sifat yang berbeda. Mengapa kamu perlu mengetahui sifat-sifat benda? Salah satu manfaat mengetahui sifat-sifat benda ialah kita akan tahu cara memperlakukan benda-benda yang ada di sekitar kita.

Salah satu wujud benda adalah padat. Kamu pasti memiliki banyak benda di sekitarmu yang berwujud padat. Kamu dapat memegangnya, dapat memindahkannya tanpa mengubah bentuk aslinya. Benda padat yang ada di sekitarmu dapat diubah dengan beberapa perlakukan seperti diberi panas, diberi tekanan tinggi, atau diberi perlakuan fisik seperti menggunting, menekan, melipat, atau menyobek.

Wujud berikutnya adalah cair. Benda-benda cair dapat ditemui dengan mudah di sekitarmu. Air merupakan zat penting dalam kehidupan makhluk hidup yang berwujud cair. Benda cair yang ada di rumahmu biasanya berada dalam sebuah wadah seperi bak kamar mandi, baskom, gelas, atau ketel air. Perhatikanlah bahwa ketika benda cair itu dipindahkan, ia akan berubah mengikuti wadahnya. Jika wadahnya berlubang, benda cair itu akan segera mengalir ke luar dari wadahnya. Jika kamu melihat sungai atau air terjun, air yang ada di dalam badan sungai akan mengalir dari tepat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Benda cair juga dapat merambat melalui serat-serat halus dari bahan seperti bahan kain. Benda cair mengisi rongga kecil atau pori-pori bahan tersebut.

Wujud benda yang lain adalah gas. Manusia dapat memasukkan dan mengeluarkan gas dari dalam tubuhnya pada saat bernapas. Manusia menghirup gas oksigen dan mengeluarkan gas karbon dioksida. Dengan cara meniup, kamu dapat membuat sebuah balon mengembang. Dengan meniup, kamu juga dapat menggerakkan selembar kertas di tanganmu. Kamu dapat mencium bau napasmu sendiri. Kamu pun dapat mencium bau-bau lainnya yang berupa gas. Dengan memahami sifat gas, manusia menciptakan parfum atau minyak wangi untuk menyebarkan bau dari gas yang dikeluarkan dari wadah parfum tersebut. Namun, apakah kamu dapat melihat wujud gas dengan mata telanjang? Dapatkah kamu mengubah bentuknya?

Baca juga:

Blogger
Pilih Sistem Komentar

No comments